Home Welcome

The South Channel

About Tentang Kami

Abang None

Kami adalah Duta Muda Wisata Kota Jakarta Selatan yang terdiri dari pemuda-pemudi terbaik bangsa. Loyal dan total dalam melakukan perubahan Kota Jakarta pada umumnya dan Pariwisata Kota Jakarta pada khususnya.

Sebuah lomba pemilihan remaja putra-putri terbaik di tingkat Provinsi DKl, yang tidak terbatas pada seleksi ketampanan atau kecantikan, tetapi juga intelegensi pengetahuan umum, bakat di bidang seni budaya dan lain-lain. Lomba ini telah berlangsung sejak tahun 1968. Abang merupakan panggilan untuk orang laki-laki yang kedudukannya lebih tua dalam struktur keluarga atau kenalan dalam bahasa Betawi. Sedangkan None merupakan sebutan atau panggilan untuk orang perempuan yang masih muda dan belum bersuami. Para Abang dan None diseleksi oleh masing-masing daerah Tingkat II di seluruh wilayah DKI Jakarta, meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kabupaten administratif Kepulauan Seribu. Setelah terpilih lima pasangan kemudian dikirim ke tingkat Provinsi untuk kemudian dilakukan pemilihan dan penyeleksian lagi.

Abang dan None bertugas satu tahun menjadi duta pariwisata provinsi DKl Jakarta yang dalam peranannya secara aktif melakukan sosialisasi dan promosi kepariwisataan baik di dalam maupun di luar negeri. Abang dan None sebagai generasi muda yang diharapkan mampu menjadi cerminan generasi muda Jakarta yang berkualitas unggul dan juga memiliki kepekaan sosial.

Jakarta Selatan

Peta Jakarta SelatanJakarta Selatan adalah nama sebuah kota administrasi di bagian selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Jakarta Selatan adalah salah satu dari lima kota administrasi dan satu kabupaten administrasi DKI. Di sebelah utara, Jakarta Selatan berbatasan dengan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Di sebelah timur berbatasan dengan Jakarta Timur. Di sebelah selatan berbatasan dengan Kota Depok, dan sebelah barat dengan Kota Tangerang Selatan.

Jakarta Selatan adalah kota administrasi yang paling kaya dibandingkan dengan wilayah lainnya, dengan banyaknya perumahan warga kelas menengah ke atas dan tempat pusat bisnis utama.

Secara administratif, wilayah ini terbagi menjadi 10 Kecamatan dan 65 Kelurahan dengan luas keseluruhan mencapai, 145,73 Km2. Bagian dari wilayah Jakarta Selatan ini pada masa awal kemerdekaan direncanakan sebagai Kota Satelit (Kebayoran Baru), konsep dengan alusi oriental yang ditandai dengan empat jalan utama yang menyebar dari satu pusat persis ke empat penjuru dan mengintegrasikan rumah-rumah besar dengan rumah-rumah kecil di dalam setiap blok: yang besar di luar, di tepi jalan besar, yang lebih kecil di dalam, mengelilingi taman lingkungan itu kini mulai penuh sesak. Selain itu, bagian wilayah ini juga menjadi penyangga air tanah ibukota yang nasibnya kini mengenaskan karena banyaknya bangunan dan mulai menyurutnya ruang-ruang terbuka hijau. Selain itu, kawasan selatan ini juga mulai tumbuh sebagai pusat perbelanjaan, di samping perumahan yang banyak diminati warga kota.




Untuk informasi lebih lanjut tentang Abnon selatan:
info@abnonselatan.com

Abang None Abang None

News Latest Posts

FINALIS ABANG NONE JAKARTA SELATAN 2014

Haloo BangNon semuaa! Ni diye niih finalis Abang None Jakarta Selatan 2014 :

1. Muhammad Satria Pinandita – Sistem Informasi, Universitas Gunadarma
2. Prihan Qubhitiya – Fashion Design, ESMOD Jakarta
3. M. Haikal C.S. – Pertanian, Institut Pertanian Bogor
4. Faradina Afida – Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
5. M. Rizki Ramdhani – Metrologi dan Instrumentasi, Institut Teknologi Bandung
6. Safira Nadira Marsha – Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia
7. Chalify Ardiawan – Ilmu Pemerintahan, Universitas Padjajaran
8. Marsha Putri Mandalika – Komunikasi, Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama
9. Afianca Yudha R. – Kedokteran, Universitas YARSI
10. Mega Dwanty – Perenal Assistant, DPR RI
11. M. Rifki Hasan – Komunikasi, Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama
12. Anggita Maharani – Fakultas Ekonomi, Universitas Padjajaran
13. Gyaziandri Arif S. – Hubungan Internasional, Universitas Parahyangan Bandung
14. Ade Lydia – Event Management, Politeknik Negeri Jakarta
15. Yehezkiel A. Sanger – Ekonomi Management, UNIKA Atmajaya
16. Ivana Aludia – Perdagangan Internasional, APP Deperin RI
17. Rizky F. Zulhan – Manajemen, STEKPI
18. Vina A. Muliana – Agroteknologi, Universitas Padjajaran
19. Ibrahim Abbas – Ekonomi Manajemen, Universitas Indonesia
20. Ajeng Apsari Arrazy – Administrasi Bisnis, UNIKA Atmajaya
21. Haryo Prakoso – Kedokteran, Universitas Indonesia
22. Ratu Vashti Annisa – Komunikasi, Universitas Indonesia
23. Ginanzar Dwiputro S. – Akuntansi, Universitas Al-Azhar Indonesia
24. Meisha Amanda Shevony – Kedokteran, Universitas Pembangunan Nasional veteran
25. M. Fajar Anugerah – Teknik Metalurgi dan Material, Universitas Indonesia
26. Reisha Putri – Advertising, London School of Public Relation Jakarta
27. Yusufadi Harnuksmoputro – Akuntansi, Universitas Al-Azhar Indonesia
28. Farriza Septiarani – Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
29. Dony Langgeng Saputra – Teknologi Informasi, Bina Nusantara University
30. Gina Sara Melati – Komunikasi, Universitas Indonesia

Selamat datang di keluarge SELATAN dan semoga sukses semuanye sampai malam final ye, BangNon! #proudtobesouth

Finalis Abang None Jakarta Selatan 2013

Hi BangNon! Berikut adalah info dari finalis Abang dan None Jakarta Selatan tahun 2013:

1. Dimas Bayu Dhananto – International Business UniSadhuGuna International College
2. Annisa Citra Permadi – Fakultas Kedokteran, Universitas Pelita Harapan
3. Dinda Pratama Thesly – Teknik Perminyakan, Trisakti
4. Dinda Putri Ayuningrum – Fakultas Kedokteran, Yarsi
5. Kemal Hidayat – Fakultas Ekonomi, Atmajaya
6. Karina Ayudhia – Mass Communication, London School of Public Relations
7. Panji Caraka Djani – Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
8. Fatya Junissa Azlika – Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
9. Dio Aufa Handoyo – Teknik Industri, Universitas Indonesia
10. Louise Geertruida – Mass Communication, London School of Public Relations Jakarta
11. Mario Delano – Marketing Communication, London School of Public Relations Jakarta
12. Farah Aulia Putri – Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
13. Andika Revindra – Bisnis Manajemen, Prasetya Mulya
14. Maya Hashilah – Teknik Industri, Universitas Indonesia
15. Misha Siahaan – Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia
16. Sari Widyanti – Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Indonesia
17. Tommy Haryo Prakoso – Manajemen Keuangan, Prasetya Mulya
18. Laras Shahtyaningrum – Teknik Industri, Universitas Indonesia
19. Shafiq Fauzi – Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Indonesia
20. Dian Ayu Hapsari – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia
21. Fardhan Adamy – Civil Engineering, Universiti Teknologi Petronas Malaysia
22. Ayu Wulandari – Manajemen, Institut Pertanian Bogor
23. Causar Putra Elman – Hukum, Trisakti
24. Selphine Jeanitasari – Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta
25. Jaka Surya Perdana – Hukum, Universitas Bung Karno
26. Sabilla Mazaya – Graphic Design, Raffles Design Institute
27. Wendy Pratama – Arsitektur, Institut Teknologi Bandung
28. Ratih Putri Dianika – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia
29. Albert Koto Indaryo – Teknik Mesin, Universitas Indonesia
30. Cynthia Krisna Wardani – International Bussiness , Bina Nusantara University

Semoga sukses untuk seluruh finalis dalam menjalani pelatihan dan karantina hingga malam final. #proudtobesouth

Abang None, it’s a life changing experience!

abnon2012

Menjadi bagian dari Abang None Jakarta Selatan merupakan sebuah kesempatan yang banyak mempengaruhi hidup saya. Perkenalkan, saya Afiffa Mardhotillah, None Jakarta Selatan 2012, dan Alhamdulillah saat ini juga mengemban amanah sebagai None Jakarta 2012. Pemaparan saya selanjutkan tidak akan cukup menggambarkan bahwa begitu banyaknya pengalaman yang saya dapatkan selama menjadi bagian dari Abang None.

IMG_1313- comp

Saat itu, saya memutuskan untuk mengikuti seleksi awal. Dilanjutkan semifinal, pembekalan, pelatihan, hingga kini menjabat sebagai None dan mempersiapkan pemilihan selanjutnya, sepertinya tak pernah putus ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan, baik dalam lingkup besar yaitu kegiatan Abang None Jakarta secara keseluruhan, dan dalam lingkup khusus yaitu Jakarta Selatan.

 

Abang None Jakarta Selatan membuat saya belajar banyak mengenai bagaimana menampilkan diri, mengasah kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan menjadi seseorang yang memiliki attitude dan pribadi yang menyenangkan. Satu hal yang khas bagi saya dari AbnonSelatan adalah: Pembentukan Karakter Abang dan None. Ya, saya mengakui Selatan adalah yang terbaik dalam pembentukan attitude dan karakter Abang dan None.

Berlin

Mengenai kesempatan, setelah bergabung dalam keluarga besar Abang None Jakarta dan Jakarta Selatan, begitu banyak peluang dan pengalaman yang tidak mungkin didapatkan oleh mereka yang tidak tergabung. Abang None membawa saya hingga ke benua Eropa, tepatnya ke Kota Berlin, Jerman sebagai representatif budaya Indonesia, sekaligus menjadi host dalam sebuah acara besar dalam rangka memperingati 60 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia – Jerman. Dalam rangkaian acara tersebut, saya beserta Abang M. Taufik Effendi (Abang Jakarta 2012) menjadi MC untuk tiga acara. Puncak acara tersebut adalah pementasan seni yang sangat spektakuler (I’ve to say so), yang dipersiapkan dengan matang oleh para professional dari Institut Kesenian Jakarta dan dihadiri oleh sekitar seribu orang. Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara yang disusun oleh orang-orang ternama di bidang kesenian tersebut.

 

Tak hanya pengalaman ke Berlin yang berkesan, bahkan tugas keseharian, hingga kekeluargaan yang saya dapat, membuat saya tak hentinya bersyukur pernah memutuskan untuk mengikuti seleksi awal di Abnon Selatan tahun 2012 lalu. Apa yang saya dapatkan kini, tak akan pernah lepas dari semua ilmu dan bimbingan dari segenap narasumber selama proses pemilihan di Abnon Selatan. Mulai dari rasa peduli dan sayang yang senantiasa dicurahkan oleh senior Abnon Selatan selama masa pelatihan hingga malam final yang tak mungkin saya lupakan, dan tentunya dari dukungan teman-teman sesama finalis Abnon Selatan 2012.

 

afiffa1

 

Masih teringat jelas bagaimana tak menentunya perasaan saya ketika dipanggil oleh Bapak Fauzi Bowo beserta Ibu Tati Fauzi Bowo, dan dinobatkan sebagai None Jakarta 2012. Masih pula terdengar teriakan segenap keluarga Abnon Selatan yang malam itu hadir berkostum hijau dan menjadi supporter terbesar bagi kami yang tengah berjuang. Semua itu tidak bisa digambarkan hanya dengan tulisan singkat ini. Semoga apa yang saya bagi, setidaknya bisa sedikit memberi gambaran mengenai Abang None. Satu hal yang perlu diingat, sekali menjadi Abang dan None, selamanya akan dikenang sebagai Abang dan None. Sekali menjadi keluarga Abnon Selatan, selamanya akan #proudtobesouth!

 

 

Afiffa Mardhotillah,

None Jakarta Selatan 2012

None Jakarta 2012

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, angkatan 2010

Pengembalian Formulir Online

Assalamualaikum BangNon!

Apakabar hari ini? Kami, BangNon Selatan mau memberitahukan kabar baik nih, bahwa pengembalian formulir online sudah bisa dilakukan mulai hari ini.

Terima kasih BangNon :)

Welcome To Our New Website!!!

Assalamualaikum Bang Non!! Selamat datang di website kami yang baru kami re-launch dan semoga Bang Non semua bisa mendapatkan banyak informasi mengenai Abang None sendiri, Kebudayaan Betawi dan terutama Kota Jakarta.

Berbagi Senyum Ala Abang None Jakarta Selatan

Tak ada yang salah dengan berbagi sedikit senyum, bukan?

Dalam lingkungan Abang None Jakarta Selatan, “Senyum Selatan” adalah sebuah budaya senyum tulus yang telah menjadi kebiasaan turun temurun. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, Ikatan Abang None Jakarta Selatan ingin menebarkan senyum tulus tersebut dalam kegiatan bertajuk “Senyum Selatan di Bulan Ramadhan,” sebuah wadah untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Acara buka puasa dan silaturahmi yang berlangsung di Panti Asuhan Yayasan Khasanah Kebajikan, Cirendeu pada hari Minggu (12/8/2012) lalu dihadiri oleh tak kurang dari 50 anak-anak asuh dan juga beberapa dari orang tua mereka.

Tujuan utama acara tersebut bukan hanya untuk beramal, tetapi juga untuk menghibur dan berbagi keceriaan dengan para anak asuh. Program acara pun dibuat sedemikian rupa agar setiap anak dapat bermain-main dan menikmati setiap kegiatan yang disajikan.

Selain berbuka dan makan malam bersama, tausiyah Ramadhan dan doa bersama, acara juga diramaikan dengan permainan-permainan, lomba, dan nandak Abang None Jakarta Selatan 2012 yang disambut dengan antusias oleh anak-anak asuh, dan juga beberapa kegiatan sosial seperti pembagian alat-alat kebutuhan sehari-hari dan juga bahan pangan.

Penulis: Non Kanya

Testimonials Testimonials


Andrea Abdul Rahman
Abang Jakarta Selatan 2008

“Semua itu memberi saya pengalaman terhebat yang pernah saya alami..”

Menjadi bagian dari Abang none Selatan bisa diartikan didalam pemahaman saya sebagai sebuah pengalaman hidup yang tak ternilai harganya, abnon selatan memberikan saya sebuah pola pikir baru, segaris spektrum warna yang tidak dapat anda dapatkan di tempat lain. Segudang kegiatan mulai dari duta autis Indonesia, acara kebudayaan di situs-situs budaya betawi semisal; Setu Babakan dan Hutan Kali Pesanggrahan, menjadi bagian protokoler dalam acara-acara resmi pemerintahan Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, hingga acara resmi dari berbagai Kementrian, bahkan Acara Presiden RI. Semua itu memberi saya pengalaman terhebat yang pernah saya alami.

Sekali lagi terima kasih atas kesempatan serta kepercayaan yang diberikan, I Love Selatan..


Ayudya Soemawinata
None Jakarta Selatan 2009

“Satu kata yang selalu terlintas setiap kali saya mendengar kata-kata ‘Abnon Selatan’ adalah keluarga..”

Lebih dari sekedar keluarga yang biasa-biasa saja, Abnon Selatan adalah keluarga yang luar biasa. Keluarga yang saling membantu dan mendukung, keluarga yang membangun anggotanya untuk menjadi pribadi yang lengkap. Pribadi yang santun, cerdas, percaya diri, berwawasan luas, berpikir kritis, disiplin, bersaing sehat, kreatif, dan yang paling penting, mencintai dan menghargai budayanya. Rangkaian seleksi, pelatihan, dan penjurian sudah disusun sedemikian rupa agar terbentuk duta-duta muda berkarakter yang representatif untuk mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Indonesia, khususnya Jakarta, ke muka dunia.

Abnon Selatan memberikan saya banyak kesempatan untuk menggali dan mengembangkan potensi diri dalam berbagai bidang baik di dalam, maupun luar negeri. Dari mulai jalan di catwalk, jadi host, narasumber, pendamping Wakil Presiden, Gubernur, sampai mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Indonesia ke luar negeri. Selain itu, terbuka juga kesempatan untuk menghadiri berbagai acara bergengsi dan bersosialisasi dengan banyak orang yang inspiratif.

Tiga dari sekian banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang saya dapat dengan mengikuti Pemilihan Abang None Jakarta Selatan dan Abang None DKI Jakarta ini yang paling berkesan adalah,

Saya ditugaskan oleh Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia untuk menjadi host dalam acara Perayaan ke-60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Rusia yang diadakan di 3 kota di Rusia, yaitu Moscow – Tver – St. Petersburg selama 14 hari. Acara ini dikemas dalam bentuk Festival Budaya yang bertajuk “Indonesian Cultural Festival 2010 in Russia”. Disana saya berkolaborasi dengan host asli Rusia, Mr. Maxim Kutylov, dan bekerja sama dengan seniman-seniman besar, salah satunya Dwiki Dharmawan.

Duta Budaya dan Pariwisata Jakarta dalam acara Malaysian Tourism and Travel (MATTA) Fair pada bulan Agustus 2009 di Kuala Lumpur, Malaysia selama 5 hari.

Narasumber di Indonesian Youth Conference 2010 dalam bidang kebudayaan. Dalam acara tersebut saya berbagi pengalaman, mengeluarkan aspirasi dan pandangan saya terhadap budaya indonesia, juga menjelaskan bagaimana cara kita mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari kepada mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia.

Jadi bagian dari Keluarga Besar Ikatan Abang None Jakarta Selatan adalah sebuah anugerah.

Abang None Jakarta Selatan brings out the best in you which maybe you never realize you even posses that quality. You will be surprised with the outcome, trust me! A beautiful life-changing experience awaits in front of you. Mine has passed, now it’s your turn. Be a part of our family, experience the warmth, and feel the excitement. Then, you will know what I have been talking about..

 

 
Ariadevi Hermaini
Wakil 1 Abang Jakarta Selatan 2003

“Didalam dunia pekerjaan dan bisnis networking adalah sangat penting, dan networking tersebut akan banyak diperoleh dari sesama teman2 di Abang None”

Pengalaman saya di Abang None Jakarta Selatan adalah sejak tahun 2003, tahun yang sangat tidak akan pernah saya lupakan selamanya. Kenapa bisa bilang begitu, karena bergabung dengan keluarga abang none Jakarta selatan dan mendapat kesempatan untuk mengenal para abang dan none dari seluruh wilayah Jakartaadalah pengalaman yang paling berkesan.

Didalam wadah ini, selain bertemu dengan teman – teman baru, kita juga dilatih untuk mengembangkan diri, mengembangkan potentiality diri, bersikap disiplin, saling merhargai, menghormati sesama dan kekeluargaan yang sangat tinggi. Pada dasarnya, didalam abang none, kita harus mengenal lebih dalam mengenai sejarah dan kebudayaan kota Jakarta, dan adat betawi, karena tujuan awal dari kompetisi abang dan none ini diadakan adalah untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan adat betawi itu sendiri, yang pada nantinya kita akan ditugaskan dan berlaku sebagai duta pariwisata kota Jakarta. Proses pelatihannya pun seperti public speaking, fashion show, table manner, serta berbusana yang baik, benar dan sopan.

Berbusana memakai pakaian Abang bagi saya sangat2 membanggakan, terlihat sangat gagah. Orang – orang yang kita temui juga selalu look up dan memiliki positive mindset terhadap abang none, hal seperti itu justru lebih membanggakan.

Prestasi yang saya dapatkan Alhamdulillah saya dipercaya untuk mewakili Jakarta Selatan ke tingkat DKI pada tahun 2003, dengan predikat Wakil 1. Yang kemudian setelah melewati proses yang cukup panjang sekitar 2 minggu dalam masa karantina Abnon DKI, saya berhasil mendapatkan predikat wakil 2 Abang DKI Jakarta pada tahun 2003, sebuah prestasi yang bagi saya dan keluarga, adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Sebuah prestasi yang merubah hidup saya sampai sekarang.

Abang None juga akan diberikan tugas2 delegasi oleh Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Banyak tugas2 luar kota dan luar negeri yang bertujuan untuk lebih mempromosikan DKI Jakarta kepada masyarakat luas, agar wisatawan akan lebih sering datang ke Jakarta untuk menghabiskan waktu dan mudah2an juga untuk menanam investasinya di Jakarta.

Pada bulan Oktober 2003, saya diberi kesempatan oleh Dinpar DKI untuk mewakili delegasi DKI Jakarta ke Yokohama, Jepang, dalam acara rutin tahunan JATA WTF, sebuah eksibisi tingkat dunia dalam bidang pariwisata. Pada eksibisi ini, animo masyarakat2 Jepang sangatlah tinggi terhadap Indonesia, khusunya, Jakarta, Bali, Surabaya dan Manado.

Didalam dunia pekerjaan dan bisnis networking adalah sangat penting, dan networking tersebut akan banyak diperoleh dari sesama teman2 di Abang None.Selain itu, pelatihan2 yang sudah diterima di abang none sangat membantu dalam melakukan aktivitas pekerjaan sehari2, dalam melakukan presentasi dan dealing dengan klien, presentasi kepada board of directors, memimpin sebuah rapat dan lain sebagainya. Selain itu, lulusan dari abang none ini juga memberikan referensi yang sangat bagus bagi perusahaan dalam proses perekrutan.

Jadi, bagi teman2 yang membaca tulisan singkat ini, janganlah ragu lagi, daftarkanlah diri kamu dan ajaklah teman2 yang lain untuk segera mendaftarkan diri. Dan percayalah! Teman2 semua nanti akan kaget dan takjub dengan hasil yang akan diperoleh setelah mengikuti kompetisi ini.

 
Senandung Nacita
Wakil 2 None Jakarta Selatan 2009

“I found my self aiming to win people’s heart instead of winning the competition”
 

When they asked me to write a testimonial about the experiences I got after I joined Abang None Jakarta Selatan 2009, I was like “what?! How can I pour my life-changing experience into a paragraphs??!” Hahaa.. Dan sekarang saya beneran bingung harus mulai darimana. Mungkin saya tidak akan banyak membicarakan soal hadiah-hadiah uang dan produk yang saya dapat karena gelar wakil II None Jakarta Selatan dan juga wakil II None DKI Jakarta 2009. Atau membicarakan tugas (sekaligus jalan-jalan gratis) ke beberapa kota diIndonesia dan juga ke luar negeri yang saya dapatkan. I know the things I mentioned above are always tempting, I couldn’t resist the euphoria back in that days when I got the chance. Yet, im here more like to talk about what motivates me in the beginning and what kind of -I call it- spiritual experience I’ve gained.

So, first of all, why I decided to join Abnon? It wasn’t for the prizes nor the experiences. Also not for showing my existencies nor for an achievement, there was only one reason, I did it for my MOM. Haha.. klasik yah?! Atau mellow?! Hehe biarin la yaah! Mungkin kalian punya sejuta alasan lain untuk memotivasi diri (ya! harus punya motviasi!) , tapi pada saat itu saya cuma ingin menyenangkan ibu saya. Sudah dari 2 tahun sebelumnya beliau ingin saya mendaftarkan diri. Tapi kekurangan percaya diri yang menjadi hambatan.. Ga cool yah?! hehe (I know my friends will laugh at this part.. but seriously I was having an issue about this.. not because I looked like an extrovert makes me had a high self esteem) Oke intinya pada saat itu saya tidak memiliki hasrat kompetisi untuk menjadi pemenang none, selama karantina saya hanya bersenang-senang dengan semua pelajaran yang saya terima dan bersenang-senang dengan teman-teman baru. Tidak ada bayangan untuk memegang sebuah piala di atas panggung. I found my self aiming to win people’s heart instead ofwinning the competition (consider myself with lack of confidence said, that Im not as smart or beautiful as my competitors are back at that time).

Berangkat dari apa yang saya rasakan dan lakukan pada saat itu, menuju ke hasil akhir yang hari ini saya dapatkan, saya bisa menyebutkan bahwa saya berhasil membuat bangga ibu dan keluarga saya, saya mendapatkan pertemanan dengan orang-orang luar biasa (terimakasih teman2 abnon selatan tersayang), saya berkenalan dengan banyak orang-orang penting di pemerintahan maupun dunia bisnis selama masa bertugas, ketika saya sedang bertugas ke China saya mendapat tawaran untuk mencoba suatu profesi yang dulu saya tidak terpikirkan akan berani mencobanya (im doing a news-presenting now in Liputan 6 SCTV J ). Oh i feel sooo blessed..

Perubahan-perubahan yang tidak dapat saya jelaskan disini tapi dapat saya rasakan. Inilah mengapa saya katakan spiritual experience karena ini adalah sesuatu yang harus kalian rasakan sendiri, bukan dari cerita orang lain. Seluruh prosesnya membuat sekarang saya berdiri disini merasa lebih siap menghadapi apa yang ada di depan saya. Oleh karena itu, bisa saya katakan, apapun motivasi dan tujuan kalian, Abang None Jakarta Selatan akan menjadi media yang tepat untuk kalian mengembangkan diri dan membuka pilihan-pilihan akan masa depan.

Berbicara di depan umum sebagai MC maupun duta pariwisata, mendapat tempat untuk mengekspresikan diri (kelas menari, gambang kromong, teater, kalian bisa pilih ;p ), mendapat kepercayaan dan kesempatan bermain di sebuah pentas teater di Gedung Kesenian Jakarta, keberanian mencoba sesuatu yang baru, menjadi bagian dari komunitas yang berkontribusi untuk Jakarta dalam bidang lingkungan, sosial, pariwisata, kebudayaan, dll., semua itu saya dapatkan dari pemilihan Abang None Jakarta Selatan. Well like I told you before, there’s no way I could write it all in one single paper. Hope we have a chance to meet personally, share with you the whole story and say “Welcome to Abang None Jakarta Selatan family!”

 

 
Ardani Yusuf Prawira
Abang Jakarta Selatan 2010

“Wilayah Jakarta mana yang kira-kira paling menggambarkan semangat kalangan muda di Jakarta?” dan jawabanya jarang berubah, yaitu ‘Mana lagi kalau bukan selatan?!’”

Menjadi Abang Selatan adalah salah satu pengalaman yang sangat menarik.Tantangan adalah sesuatu yang pasti dihadapi, namun apabila tantangan tersebut kita cari, maka hasilnya adalah sebuah pengalaman dan pelajaran yang lebih berharga.Menjadi bagian dari keluarga Jakarta Selatan dan komunitas di dalamnya adalahsebuah pencapaian yang berbeda, karena pencapaian dan pengalaman saya sebelumnya lebih berkiblat padapetualangan alam di luar sana. Hal tersebut saya jadikan sebagai hobby, seperti ber- back packer dan kesenianpasif yang saya tekuni dalam dunia lukis, ilustrasi, dan fotografi.

Setiap orang memliki pandangan yang berbeda tentang Jakarta. Beberapa melalui kacamata seni, ekonomi , politik, pariwisata dan yang lainya. Namun, perlu di garisbawahi bahwa ada satu hal yang selalu jadi pendapatutama dalam segala pandangan tersebut, yaitu untuk menjadikan Jakarta tempat yang lebih baik, untukberpolitik, menguntungkan bagi ekonomi, memberikan inspirasi bagi para seniman dan layak menjadipariwisata tingkat dunia. Namun, darimana memulai segala hal yang dapat membangun Jakarta apabila kitatidak mempunyai landasannya?. Sebagai pelajar, pekerja dan yang hidup normal di Jakarta kita punya satujalan dimana kita bisa ambil bagian dalam pembangunan Jakarta yaitu dengan mengikut dalam ajang AbangNone Jakarta Selatan.

“Kenapa Jakarta Selatan?” Saat saya ditanya pertanyaan itu saya akan tanyakan kembali kepada yang bertanya,“Wilayah Jakarta mana yang kira-kira paling menggambarkan semangat kalangan muda di Jakarta?” danjawabanya jarang berubah, yaitu “mana lagi kalau bukan selatan”. Sebagai wilayah yang memiliki banyak pusat hiburan dan pergaulan, juga banyak komunitas dengan ragam dan aktivitas, Jakarta Selatan selalu menjadipilihan utama bagi yang memiliki dimensi muda namun professional, Memiliki pergaulan yang luas namuntetap berbudaya, dan saya yakin tidak ada yang tidak mau mewakili nama daerah selatan ketingkat Abang danNone Provinsi Jakarta, dimana Pondok indah, Kemang, Bangka, Setu Babakan dan wilayah terkenal lainya ada disini.

Mari kita dukung pembangunan Jakarta melalui Abang None Jakarta selatan, ayo jadi bagian dari keluarga kami di Selatan dan mari bangun Jakarta.

 

 
Imam Wibowo
Abang Jakarta Selatan 1994

“Mengikuti Pemilihan Abang None Jakarta Selatan adalah salah satu hal dalam kehidupan elo yang mesti elo coba”
 

Plis, jgn dibahas mengenai angkatannya yaaa…. Tp liat eksistensinya! Hahaaa, asyik ga tuh!?

Btw yes, gue emang tua dan mewakili angkatan tua… Tapi yes, gue juga bisa mewakili temen-temen yang pada awalnya ga ngerasa pede ikutan yang namanya Pemilihan Abang None (Jakarta Selatan).

Ini bukan curhat, tapi di jamannya gue adalah calon Abang Jakarta Selatan yang paling muda, paling gak tinggi, paling gak gagah dan paling cupu… Modal gue cuma gak tau malu dan berani nyoba. Niatan gue juga cuma buat nambah temen (bukan berarti gue kurang temen lho), nambah wawasan dan ngetes diri.

Alhamdulillah, semua itu bisa gue dapetin setelah ikutan Abang None Jakarta Selatan.

Kalo tiba-tiba gue jadi makin menghargai Jakarta, kota kita tercinta ini, kalo gue jadi punya prestasi yang dibanggakan, bisa ketemu banyak orang-orang penting di pemerintahan, bisa punya networking baru, sampe sempet punya gebetan baru :p ya bersyukurlah dgn semua bonus plus-plus yang bisa didapatkan dari yang namanya menjadi Abang None Jakarta Selatan.

Selain semua hal di atas dan kebanggan pribadi yang bisa elo dapetin dengan menjadi Abang None Jakarta Selatan, elo juga akan ngerasa memiliki keluarga baru karena kedekatan antar temen-temen seangkatan atau junior maupun alumni (malahan sekarang ada yang sampe bener-bener membina keluarga beneran yang sakinah, mawadah, warahmah sampai beranak-pinak hehee)

“Mencoba” adalah satu kata yang udah jadi bagian dari “being young”. So, kalo dalam masa muda elo saat ini gak banyak hal yang berani elo coba (kcuali yang haram-haram ya), gue yakin hidup elo gak akan berwarna. Dan mengikuti Pemilihan Abang None Jakarta Selatan adalah salah satu hal dalam kehidupan elo yang mesti elo coba… Bukan masalah ganteng atau cantik, gagah atau menawan, tampil atau eksis, tapi yang penting adalah keberanian untuk membuktikan siapa diri elo dan belajar dari pengalaman yang bakal elo dapatin.

 
Natasha Sutadisastra
None Jakarta Selatan 2007

“I was this geeky and not “gaul” girl that was also a tomboy. And hey, look at me now…”

First of all I would like to say what a wonderful job that the Abang None Jakarta Selatan 2009 has done with this blog. I hope this blog will be put to good use in sharing information for the next Abang None Jakarta Selatan 2010.

Let me see… Where should I begin my story? There are just so many fun and happy stories that I could share about joining this group of young and sophisticated people. Not only do you get more knowledge about Jakarta itself but you get to meet new people and go to new places that you would never ever thought you could go to. So, here is a little something that I would like to share with everyone:

The most important thing is don’t be scared to try something new and different. I am so glad that I took the courage and the opportunity to enter Abang None Jakarta Selatan 2007 because it really changed my life. I used to feel like I was this geeky and not “gaul” girl that was also a tomboy. And hey, look at me now… By winning the None Jakarta Selatan 2007, I have become more confident with myself and I feel really good about myself. Because not only you get classes about how to groom yourself, but you also get classes about public communication from experts on those fields.

Also by joining The Abang None Jakarta Selatan you won’t have any loss or harm done. Basically it’s just a better way to meet new friends and have a new family while promoting and being the ambassador of young generations for Jakarta tourism.

Abang None Jakarta Selatan 2007 was also the first ambassadors for Autism and we held a social event at Cilandak Town Square to raise funds for the underprivileged families. We had a talk show with families sharing their experience so the Jakarta society got a little knowledge about autism.

Oh yeah, and being the None Jakarta Selatan 2007 has taught me a lot in how to be a better lady because in Abang None Jakarta Selatan they will teach you how to wear a kain and do your own hair and make up. I really felt like I was an independent Indonesian woman. So, don’t say you can’t before you tried it!!

I also was thankful for winning None DKI Jakarta Harapan II at the Abang None DKI Jakarta 2007, which got me to Dubai. As the winner of the Harapan II my Abang and I got the chance to promote Enjoy Jakarta to the international world at a Tourism International Event at the Arabian market.

Last but not least, there are the best moments that you will never forget about the year that you join the Abang None. For me it was the two weeks of practicing the choreography and other activities to prepare yourself for the grand final (the practice also got me skinny, hehe maybe this will be a good consideration for those who wants to lose the extra pounds :p), and also to prepare you as the ambassadors of South Jakarta tourism with my friends. Or now I call them my family. And meeting the Governor of DKI Jakarta in accompanying him and the rest of the government official in domestic and international events held in Jakarta such as the Torch of the Olympics coming to Indonesia.

Actually this is the most important and cherish moments that you could never get anywhere else or by money. The look on my family’s faces, especially my dad, mom, my brothers and sister when the mayor of South Jakartatook my hand and announced that I won. It’s pricelesshow I have made them proud to have a daughter like me. So, thank you God for giving me this once in a lifetime experience!! I don’t want to ever forget it and I will cherish it all my life.

More or less these are just some of the experience that I could share. Maybe there are more,but in order to know more you must have to join Abang None Jakarta Selatan 2010 and also hear it from the other Abangs and Nones of Jakata Selatan for some of the interesting and unforgettable moments of our lives.

 
Deasy Priadi
None Jakarta Selatan 2008

“ABANG NONE = PRICELESS”
 

This writing was already posted by a former None of South Jakarta, Deasy Priadi. She was a None of South Jakarta back in 2008. This writing is truly inspiring that we believe some of Abang and None last year were inspired by her writing about being Abang and None. We delightfully presenting this testimony to you. Enjoy and be inspired.

I had doubts when I decided to apply for Abang None.

I was shorter than the minimum height for the none, I don’t have a model-esque figure, my hair was short, I walk like a guy, I have almost zero knowledge about grooming and the likes, and my face is tres Indonesian.

Conclusion: I don’t qualify for a typical beautiful woman (fair skinned, tall, slender, long hair, etc)

…yet I applied, and am having one of the best year of my life.

Abang None opens so many doors, some of them are:

1. I became the MC for Gado-Gado Jakarta. It was performed at the gala dinner of JakJazz 2008 at Istora Senayan. I did it in English, watched by DKI Jakarta’s high government officials and international musicians from around the world.

2. I became the MC of WWF’s Earth Hour main event at Balai Kota. Again, there were DKI Jakarta’s high government officials, including the governer, national and international media, ambassadors, and representatives of the national and multinational companies that supported the event.

3. I get to be the tour guide for US Marine corps. Spending the whole Sunday with 40-ish Americans and explaining what Jakarta has to offer.

4. I get to travel to places I’ve never been before.

5. I was offered jobs, plenty of times. Some of the job offers were from the biggest government-owned bank in this country, TV’s (plural), and government department.

Other advantages:

1. I get to be on a super cool stage, and perform, at Jakarta Convention Center. The stage is even better than PutriIndonesia’s stage, no offense.

2. I won cash money (lots of it), a laptop, tickets to Hong Kong and Yogyakarta, vouchers, and products from the sponsors.

3. I get to save an 8 digit amount of Rupiahs from prize money and from duties as a None.

4. I have a new family, Abang None family, which is amazing.

5. I get to know many government officials, which is great for my network.

6. I made Bunda and Ayah proud.

7. I personally think I became a better person. I now know about grooming, I became more hard-working, It became easier for me when I meet new people, and the list goes on and on…

8. I got a boyfriend. A great one. = )

One more thing, I’m going to Den Haag on the 19th of May to promote Jakarta, and get paid for it.

How ’bout that??

Those are only some of the advantages of being a None, and I only won 4th place at the province level. Of course there are some downsides of being a None. But really, it doesn’t matter when you have more reasons to be happy.

Never in a million years I thought I would experience all of the above. It’s priceless.

With all my flaws, I managed to go this far.

Stop assuming, we never know what kind of girl, or guy, the judges are looking for to be an Abang and a none.

So, what are you waiting for? Don’t hesitate to apply. So many doors are waiting to be opened.

Check out my complete blog http://deasypriadi.blogspot.com

Pemilihan

Persyaratan peserta:

  1. Memiliki Kartu Tanda Penduduk daerah
  2. Usia minimal 18 tahun maksimal 25 tahun
  3. Pendidikan minimal lulus SMU/SMK/Sederajat
  4. Belum pernah menikah dan bebas narkoba
  5. Tinggi badan minimum : 170 cm (pria) & 165 cm (wanita)
  6. Belum pernah menjadi finalis dalam pemilihan Abnon Jakarta di tingkat Kota Administrasi
  7. Sehat jasmani & rohani

Biodata diri atau Formulir pendaftaran dikirim / dikembalikan paling lambat 11 April 2014 ke:

Suku Dinas Pariwisata Jakarta Selatan

Gedung C. Lantai 5

Jl. Prapanca Raya No.9

Jakarta Selatan

Atau dapat mengunjungi booth/stand Roadshow Pemilihan Abang None Jakarta Selatan yang akan diumumkan lewat twitter @abnonselatan

 

PENDAFTARAN LEWAT EMAIL DIBUKA DARI TANGGAL 1 Maret 2014 – 11 April 2014

Langkah-langkah pendaftaran lewat Email:

1. Isi formulir pendaftaran dan lengkapi semua dokumen-dokumen persyaratan pendaftaran.

2. Pastikan semua copy dokumen terbaca dengan jelas, kemudian gabungkan semua copy dokumen tersebut menjadi satu attachment berformat PDF atau DOC/DOCX.

3. Namai attachment dokumen dengan format:

“Nama_Lengkap_Abang” (untuk peserta pria)

“Nama_Lengkap_None” (untuk peserta wanita)

4. Kirim email anda ke abangnoneselatan2014@gmail.com dengan subject:

“PEMILIHAN ABANG NONE JAKSEL 2014-ABANG” (untuk peserta pria)

“PEMILIHAN ABANG NONE JAKSEL 2014-NONE” (untuk peserta wanita)

5. Semua berkas harus sudah lengkap terlampir, dapat dibaca dengan jelas, dan dikirim sesuai format yang telah disediakan. Jika dokumen tidak sesuai dengan ketentuan diatas, maka pendaftaran dianggap tidak sah dan tidak akan mendapatkan nomor peserta.

6. Email konfirmasi dan nomor peserta akan dikirim paling lambat 2×24 jam setelah diterimanya email pendaftar.

7. Pendaftar lewat email diharapkan membawa formulir yang telah diisi, CV, dan seluruh foto sesuai ketentuan pada saat seleksi awal. Foto boleh ditempel secara terpisah ataupun diprint bersama CV dan formulir. Untuk Abang memakai map berwarna BIRU, None memakai map berwarna MERAH.

8. Pembuatan nomor pendaftaran, mohon dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada di panduan pendaftaran.

 

Download :

 

PANDUAN PENDAFTARAN PEMILIHAN ABANG NONE JAKARTA SELATAN 2014

FORMULIR PENDAFTARAN PEMILIHAN ABANG NONE JAKARTA SELATAN 2014

BUKU PANDUAN ABANG NONE 2014

 

 

Contact Person:

None Selphine                 087888634291/082112024902

Abang Dhanan                081932347070

Get in Touch

  • Contact Person
  • None Selphine     : 087-888-634-291 
  • Bang Dhanan       : 081-932-347-070 
  • Email                    : abangnoneselatan2014@gmail.com